Ulasan Tentang Hukum Kurban Ketika Idul Adha yang Harus Diperhatikan

Salah satu hal yang paling dinanti ketika Idul Adha nantinya adalah pesta hewan kurban. Dimana hal tersebut menjadi momentum yang langka bagi masyarakat untuk mendapatkan hewan yang bisa diolahnya untuk beberapa hari. Oleh karena itu menjadi momentum terutama untuk masyarakat yang kurang mampu untuk menikmati hewan yang harganya mahal. Sedangkan untuk masyarakat yang berkurban dapat untuk menjalankan perintah agama dengan berkurban hewan kurban. Ritual tersebut juga mempunyai dasar hukum yang ada dan harus ditaati oleh masyarakat. Beberapa hal tentang hukum kurban ketika Idul Adha tersebut misalnya adalah:

 

  1. Dasar hukum berkurban

Hal pertama yang harus diperhatikan mengenai ritual menyembelih hewan ketika Idul Adha ini adalah harus diketahui terlebih dahulu dasar hukum berkurban. Dimana dasar hukumnya sendiri adalah sunnah untuk menyerahkan hewan kurban yang akan disembelih. Bagi umat muslim, penyerahan tersebut hukumnya sunnah sehingga akan mendapatkan pahala apabila menyerahkan hewan kurban tetapi tidak mendapatkan dosa apabila tidak menyerahkannya. Terutama untuk masyarakat yang kurang mampu maka tidak wajib untuk menyerahkan hewan kurban karena keadaan ekonomi yang tidak memungkinkannya.

 

  1. Niat melebihi kemampuan ekonomi

Dan hal yang harus diperhatikan selanjutnya adalah mengenai kemampuan ekonomi masyarakat. Niat merupakan hal utama yang bisa melebihi dasar hukum kurban tersebut. Walaupun sunnah tetapi banyak masyarakat yang tidak mampu tetap berusaha untuk berkurban. Sehingga mereka rela untuk menabung dan menyisihkan penghasilan untuk kebutuhannya guna membeli hewan kurban ketika idul Adha. Hal tersebut tidak lain didasari dari niat berkurban yang melebihi keadaan ekonominya yang tidak mewajibkannya untuk dapat berkurban. Oleh karena itulah tanamkan niat untuk berkurban sehingga nantinya bisa untuk membeli hewan kurban dan melakukan ibadah kurban ini.

 

  1. Pemilihan jenis hewan kurban

Selain memperhatikan dasar hukumnya, salah satu hal lain yang harus diperhatikan adalah dengan memilih jenis hewan yang akan dipilih. Hal tersebut ada aturannya sendiri yang harus ditaati yaitu mempunyai beberapa jenis kurban yang bisa dipilih. Dari unta yang bisa untuk kurban maksimal 10 orang, sapi dan kerbau bisa untuk kurban 7 orang, dan kambing serta domba yang mencakup nama untuk korban satu orang saja. Pilihlah hewan yang telah ditentukan jenisnya tersebut dan sesuaikan dengan kebutuhan dan juga dana yang dipunyai.

 

  1. Pemilihan hewan kurban

Dan hal terakhir yang harus diperhatikan adalah dengan memperhatikan hukum dan tatacara pemilihan hewan kurban. Ada beberapa hal yang harus dipilih yaitu sebagai berikut ini:

 

  • Usia hewan kurban yang akan dipilih harus dipertimbangkan dengan baik.
  • Keadaan fisik hewan kurban tersebut yang harus baik dan tidak cacat.
  • Keadaan dalam hewan tersebut yang harus bebas penyakit dan telah diperiksa oleh dinas terkait.